SUKOHARJO – Penutupan TMMD Reguler Ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0726/Sukoharjo menandai akhir kegiatan satu bulan yang digelar di Desa Parangjoro.
Selama 30 hari, program tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan. Pelaksanaan TMMD juga diarahkan untuk memperkuat sinergitas lintas sektor sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan masyarakat.
Upacara penutupan digelar di Lapangan Desa Parangjoro, Kamis (13/08/2026), dengan Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., sebagai inspektur upacara.
Upacara penutupan berlangsung di tengah suasana Desa Parangjoro yang diterpa terik matahari. Para peserta TMMD tetap berdiri tegak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Tanda peserta kemudian dilepas satu per satu oleh Irdam IV/Diponegoro sebagai bagian dari prosesi penutupan TMMD Reguler Ke-129.
Selain meninggalkan hasil pembangunan, pelaksanaan TMMD selama sebulan juga menciptakan kedekatan antara prajurit TNI dengan masyarakat. Kebersamaan yang terbentuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program tersebut.
Kepala Staf Angkatan Darat melalui amanat yang dibacakan Irdam IV/Diponegoro menyampaikan harapan agar dampak positif TMMD dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Sukoharjo.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga hasil karya yang telah dibangun selama pelaksanaan TMMD.
Pemeliharaan tersebut penting agar hasil pembangunan dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang. Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti bersamaan dengan selesainya kegiatan.
Penutupan TMMD Reguler Ke-129 menjadi penanda berakhirnya pengabdian selama 30 hari sekaligus momentum untuk mempertahankan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

