SUKOHARJO – Kegiatan yang sebelum ini memakan waktu lama kini berjalan lebih cepat setelah bertambahnya tenaga yang bekerja bersama dalam suasana kebersamaan, bukan karena peningkatan alat.
Warga Dusun Jengkangan merasakan perbedaan ritme kerja sejak prajurit bergabung di lapangan. Pembuatan talud, rehabilitasi RTLH, pembangunan masjid, serta MCK dilakukan dengan tenaga yang saling melengkapi sejak pagi hari.
Satu warga mengungkap kebersamaan seperti itu menimbulkan semangat baru. Mereka menyadari para prajurit tidak memilih tempat teduh ketika matahari meninggi, melainkan terus bekerja berdampingan tanpa membedakan seragam dan warga.
Pada Rabu (5/8/2026) suasana gotong royong makin kuat; kaum ibu menyiapkan minuman dan makanan, sementara para bapak mengangkut material ke lokasi agar seluruh sasaran fisik bisa diselesaikan sesuai rencana.
Bagi warga Parangjoro, hasil pembangunan memang penting, namun pengalaman bekerja bersama TNI menjadi kenangan yang dinilai bernilai lebih panjang ketimbang bangunan yang dibangun.(Red/Ap)

