SUKOHARJO – Riyanto memperhatikan bahwa yang menyolok di desanya bukan hanya perbaikan jalan dan talut, melainkan pemandangan prajurit TNI, anggota Polri, Linmas, dan masyarakat yang bekerja tanpa sekat.
Menurut Riyanto, suasana kerja bersama itu belum pernah ia rasakan sebelumnya. Kegiatan yang biasanya mengandalkan warga kini berlangsung bersama sehingga semangat gotong royong kian menguat. Bagi dia, perubahan terbesar adalah cara semua elemen desa saling menguatkan sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Kepala Desa Parangjoro Hardiman, S.H., menyampaikan hingga Jumat (31/7/2026) capaian pekerjaan telah menyentuh sekitar 70 persen. Ia menilai percepatan tersebut lahir dari keterlibatan semua unsur, mulai TNI, Polri, Linmas hingga masyarakat yang terus menjaga kekompakan di lapangan.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., mengatakan kekuatan utama kegiatan ini terletak pada kebersamaan. Menurutnya, pembangunan akan memberikan manfaat lebih luas ketika seluruh komponen desa merasa memiliki tanggung jawab yang sama terhadap kemajuan wilayahnya.
Bagi warga Parangjoro hasil pembangunan memang penting, namun hubungan yang semakin erat antara masyarakat, TNI, Polri, dan Linmas menjadi warisan yang diyakini akan tetap hidup jauh setelah seluruh pekerjaan selesai.(Red/Js).

